Alasan Magang


Apa itu magang? Ya, magang itu proses membakar makanan seperti ikan, ayam, atau yang lainnya (itu MANGGANG!!). Oke, itu tadi khilaf. Magang itu intinya kita bekerja di suatu instansi pemerintah atau swasta sebagai tanda pertama kalinya bekerja di bidang itu. Magang bukan seperti PKL. PKL masih ada keterikatan sekolah dengan tempatnya bekerja untuk memberikan penilaian. Kalau magang sih ga ada penilaian lagi, yang di cari pengalamannya bekerja.

Sebenarnya sih magang ini terbagi dua jenis, magang resmi dan megang mandiri. Magang resmi itu magangnya di atur dan masih di bawah naungan tempatnya bersekolah dulu. Contohnya ada yang mau tamat kuliah, terus ada kewajibannya untuk magang dari dosen atau kampus. Ya tujuannya untuk mencari pengalaman biar ga canggung waktu bekerja nanti.

Yang kedua, magang mandiri. Ini yang unik, kenapa? Karena magangnya tanpa ada keterikatan sekolah, alias magang dengan inisiatif sendiri. Dan yang paling penting, kebanyakan moment magang ini TIDAK DI BAYAR! Awalnya sih pengen cari pengalaman, tapi ujung-ujungnya merasa seperti tak dikasihani, meneteskan keringat tanpa nikmat. Gak usah munafik lah, manada orang kerja gak mau cari uang. Magang dengan alasan cari pengalaman itu cuma 15%, 75%nya untuk dapatin honor😀

Kenapa mau magang mandiri?

Nah ini mungkin jadi bahan pertanyaan. Kenapa pula ada orang mau magang mandiri selain untuk cari pengalaman? Toh banyak yang gak di bayar juga. Alasannya mungkin karena bosan karena ga ada kegiatan yang menarik. Mungkin ada yang sekedar nambah waktu, yaaa iseng-iseng berhadiah pulsa goceng. Kan bisa aja ada mahasiswa cabut kuliah jam 8 hari minggu, terus dia pengen magang. Sah-sah aja kan? Iya bilang sah ajalah biar cepat.

Alasan yang kedua untuk cari pengalaman. Tapi bukan pengalaman biasa, yaitu pengalaman mencari jodoh. Kan lumayan si Budi pdkt sama pegawai muda di sana. Ngobrol-ngobrol, nganterin pulang, eh jadian. Kan jadi indah percintaan si Budi dengan Boy (ee buseet ternyata homo!). Ya kalau gak dapat jodoh, minimal ada teman baru lah buat diajak main.

Alasan ketiga, karena berharap bakal bisa bekerja disitu. Mulailah sang pemagang menunjukkan kepantasannya bekerja disitu. Dengan menggunakan pakaian yang rapi, wangi-wangian, sepatu kinclong, sampai ban dalam motornya pun dibersihkan. Kerjanya cepat kilat, sigap, pokoknya perilaku berubah drastis menjadi baik. Dalam hati pemagang pun berkata: “Pak..Buk.. aku udah kerja optimal nih ya, nanti panggil aku ke kantor/perusahaanmu biar aku bisa kerja ditempat mu”, begitulah kira-kira pikiran para pemagang yang berparas tampan dan cantik itu.

Yah sob..hidup itu berat. Jangan sia-siakan uang yang dikasi untuk jajan sama orangtua. Nyari uang itu susah, sampai-sampai ada orang rela magang mandiri supaya menarik perhatian bossnya, agar nantinya dia bisa bekerja disitu. Dan magang mandri ini kebanyakan tidak di bayar, makin terasa susahnya cari uang sob (mendadak ESQ). Mungkin itu aja dulu dari saya, lebih gak kurang saya minta uang. Semoga bermanfaat🙂

*dikutip dari pengalaman pribadi

2 thoughts on “Alasan Magang

  1. Nah ini yg mau saya tanyakan… Apa kah seseorang seperti saya yg sudah lulus smk dan tidak kuliah bisa ikut magang ?? Soalnya saya butuh pengalaman dan sertifikat pada posisi pekerjaan tertentu nih… Tolong di jawab yah. Thx u

    • biasanya sih kalau pake sertifikat harus ada sekolah atau organisasi tertentu yang mengusulkan dirimu untuk magang. Kalau magang atas nama sendiri, kayaknya nggak bisa dapat sertifikat

Silahkan Komentarnya, Mumpung Gratis

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s