Indonesia Baru Bersama Pertamax: Optimis Bisa Mewujudkan Cita-Cita Bangsa


bendera Indonesia

Negara yang memiliki beribu-ribu pulau, negara yang punya sumber daya alam yang melimpah, negara yang dihuni oleh berbagai suku dan beragam budaya di setiap daerahnya, negara yang dicintai serta didukung setiap masyarakatnya untuk menjadikan negaranya semakin maju, makmur dan sejahtera. Itulah negaraku, negara kita, Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Senang rasanya bisa lahir dan besar di Indonesia. Menikmati semua kelebihan-kelebihan bangsa ini yang dianugerahi oleh Tuhan Yang Maha Kuasa. Kelebihan yang paling sering aku dengar adalah kekayaan alam Indonesia yang melimpah. Mulai dalam hal perkebunan, pertambangan, hingga lautnya. Belum lagi keindahan alamnya yang sangat memukau seperti gunung, pantai, danau, dan lainnya. Sungguh anugerah yang harus disyukuri oleh Indonesia.

Tapi tak jarang juga aku mendengar kalau Indonesia masih perlu peningkatan. Peningkatan itu berupa masalah pendidikan, perekonomian, sosial sampai teknologi. Lihat aja tu kalau ada kampanye, pasti si calon punya misi untuk meningkatkan hal-hal seperti tadi hehe😀 Itu menjadi salah satu bukti kalau Indonesia masih perlu perubahan untuk Indonesia baru.

Indonesia baru? Hmm.. seperti yang kita tahu, Indonesia sekarang sedang berbenah. Mempersiapkan segalanya untuk mencapai tujuan bersama, yaitu menjadikan Indonesia sebagai negara maju. Ingin membuat masyarakatnya hidup makmur dan sejahtera. Tak hanya masyarakatnya saja, semua isi dan bagian dari Indonesia termasuk fasilitas umum dan alamnya juga terus dikembangkan. Impian inilah yang menjadi target masyarakat dan pemerintahan untuk mencapai cita-cita Indonesia baru.

Mengambil pelajaran dari Indonesia yang dulu

Untuk mewujudkan Indonesia baru, kita bisa ambil pelajarannya dari Indonesia yang dulu. Kenapa? Karena pada waktu itu Indonesia bisa mewujudkan cita-cita pertamanya dengan tekad yang kuat. Cita-cita itu adalah memperoleh kemerdekaan dan bebas dari para penjajah. Aku ingat mulai dari SD, SMP, hingga SMA, kita terus mempelajari tentang bagaimana asal-usul Indonesia memperoleh kemerdekaan. Tak henti-hentinya mata pelajaran sejarah mengingatkanku akan luar biasanya para pejuang dalam melawan penjajah.

Perjuangan untuk mendapatkan kemerdekaan tentu bukan hal yang mudah. Rakyat Indonesia terlebih dahulu harus merasakan pahitnya dijajah oleh Belanda selama 350 tahun dan oleh Jepang selama 3,5 tahun. Mendapat makanan yang layak untuk dimakan pun sulit. Kerja paksa, pembunuhan, ketidak-adilan, pertumpahan darah, semua itu menjadi kegiatan yang sering dilihat dan dirasakan rakyat Indonesia selama beratus-ratus tahun lamanya.

Hingga pada saat sekitar 68 tahun yang lalu, tepatnya 17 Agustus 1945 menjadi hari paling bersejarah bagi Indonesia. Hari itu rakyat Indonesia menyatakan kemerdekaannya lewat proklamasi yang dibacakan oleh Ir. Soekarno. Menegangkan sekaligus mengharukan, semua berbaur dalam pembacaan proklamasi tersebut. Di hari itulah Indonesia berhasil mewujudkan cita-citanya untuk mendapatkan kemerdekaan.

Pembacaan Proklamasi oleh Ir. Soekarno (sumber)

Pembacaan Proklamasi oleh Ir. Soekarno (sumber)

Proklamasi ini menjadi arti yang sangat besar untuk Indonesia. Tetapi, apa sampai disitu perjuangan rakyat Indonesia? Tidak. Belanda kembali menyerang Indonesia pada Agresi Militer Belanda Pertama dan Kedua. Belanda ingin merebut kembali Indonesia. Perjuangan rakyat untuk mempertahankan kemerdekaan dilakukan dengan berperang melawan Belanda seperti Pertempuran Surabaya, Ambarawa, Medan Area, hingga Bandung Lautan Api. Mereka rela mengorbankan nyawa untuk mempertahankan kemerdekaan. Rakyat Indonesia bertekad untuk membela tanah air. Para pejuang kita hanya punya dua pilihan “Merdeka atau Mati”.

Perjuangan diplomasi pun dilakukan mulai dengan perjanjian Linggarjati, Renville, Roem-Royen hingga Konferensi Meja Bundar (KMB). KMB berisikan bahwa Belanda akan mengakui kedaulatan Indonesia pada 27 Desember 1949. Saat itulah Belanda benar-benar meninggalkan Indonesia dan Indonesia terbebas dari jajahan Belanda.

Cita-cita Indonesia untuk memperoleh kemerdekaan dan mengusir para penjajah pun terwujud. Semua dilakukan dengan gigih bahkan sampai mengorbankan jiwa dan raga. Berjuang mengandalkan bambu runcing sebagai senjata dan tekad untuk terus bersatu. Kita patut bangga dan bersyukur punya pejuang yang luar biasa. Dan sekarang saatnya Indonesia meneruskan perjuangan para pahlawan untuk membuat Indonesia menjadi lebih baik.

Cita-cita untuk Indonesia baru

Cita-cita bangsa yang pertama untuk mewujudkan kemerdekaan sudah tercapai. Kita ambil pelajarannya bahwa Indonesia bisa mewujudkan cita-cita dengan tekad yang kuat. Tapi Indonesia yang dulu dan sekarang punya cita-cita yang berbeda. Cita-cita terus berkembang seiring waktu untuk mencapai kesempurnaan dalam sebuah negara. Cita-cita Indonesia baru adalah bisa membuat Indonesia semakin maju, bisa membuat masyarakatnya berprestasi, perekonomian bagus, kreatif, dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila. Untuk Indonesia baru PASTI bisa kita wujudkan bersama.

bendera merah putih

Indonesia yang sekarang memang masih perlu banyak berbenah dan melakukan perubahan untuk menjadi lebih baik. Saat ini masih ada sekitar 28 Juta orang (sumber) yang dikategorikan sebagai masyarakat miskin. Masih banyak sekolah2 yang perlu bantuan di pedalaman dan di perbatasan negara. Masih banyaknya tingkat pengangguran dan hidupnya yang masih pas-pasan. Ditambah lagi tingkat kriminal yang masih sering kita dengar seperti narkoba, perampokan, sampai korupsi yang merajalela.

Perubahan terus dilakukan. Perubahan kecil bisa kita lakukan untuk mendapatkan perubahan yang besar. Salah satunya dengan cara meninggalkan kebiasaan lama yang kurang baik dan digantikan dengan sesuatu yang baik, dan tentu harapannya akan menjadi kebiasaan kita dalam mengisi aktivitas dalam hidup.

Kebiasaan apa itu? Kebiasaan itu bisa kita mulai dengan memilih konsumsi bahan bakar untuk kendaraan pribadi kita. Kalau dulu kita punya kebiasaan membeli Premium untuk kendaraan, maka untuk perubahan Indonesia baru ini bisa kita mulai dengan membiasakan mengkonsumsi Pertamax.

Kenapa harus Pertamax?

ecosave technology

Loh kenapa Pertamax yang dijadikan awal mula perubahan? Mungkin kedengarannya agak aneh kenapa Pertamax dihubungkan dengan perubahan untuk Indonesia baru. Sebelumnya, kita kenalan dulu dengan keunggulan Pertamax. Pertamax bukan suatu hal yang asing lagi bagi pengendara kendaraan bermotor. Yup, Pertamax merupakan salah satu jenis bahan bakar yang tidak bersubsidi yang dikelola oleh Pertamina. Pertamax memiliki oktan minimal 92 dan bebas timbal.

Keunggulan Pertamax lainnya adalah Pertamax dilengkapi additif dengan Ecosave Technology yang menjaga mesin, menjadikan bahan bakar lebih efisien dan lebih ramah lingkungan. Ada tiga formula additif Ecosave Technology yaitu Detergency, Corrotion Inhibitor, dan Demulsifer.

perbandingan pertamax

Yang pertama yaitu Detergency, merupakan pembersih mesin bagian dalam (Intake Valve, Fuel Injector dan ruang bakar mesin) sehingga mesin menjadi terpelihara. Kedua, Corrotion Inhibitor adalah pelindung anti karat pada dinding tangki, saluran bahan bakar dan ruang bakar mesin sehingga mesin menjadi lebih awet dan terlindungi. Ketiga, Demulsifier adalah penjaga kemurnian bahan bakar dari campuran air sehingga pembakaran menjadi lebih sempurna.

Tapi keunggulan Pertamax ini seakan tertutupi karena masyarakat masih menilai dari segi harga bahan bakar yang dianggap tinggi dibanding Premium. Masalah perbedaan harga sebaiknya bukan menjadi kendala untuk menunda penggunaannya karena sebanding dengan apa yang kita dapatkan, bahkan lebih.

Oke, kalau kita udah memulai dan membiasakan menggunakan Pertamax, lalu apa gunanya untuk Indonesia? Perubahan apa yang bisa dirasakan? Nah berikut ini yang bisa kita rasakan untuk mengawali Indonesia baru.

Bersama Pertamax meningkatkan Pendidikan Indonesia

Seperti yang kita ketahui, Pertamax itu BBM non subsidi. So, seluruh biaya pembelian Pertamax oleh masyarakat tidak ditanggung Pemerintah. Alhasil dana subsidi menjadi lebih ringan dan bisa dialokasikan untuk keperluan dan kepentingan umum lainnya. Salah satunya bisa untuk Pendidikan seperti menambah beasiswa gratis, sekolah gratis, renovasi sekolah, pembangunan perpustakaan, dan lainnya. Pendidikan yang baik tentu menjadi modal untuk menghasilkan prestasi  membanggakan di Indonesia.

Bersama Pertamax mengurangi Polusi

Indonesia salah satu pemakai kendaraan terbanyak, terutama setiap ibukota provinsi. Dimana-mana jalanan macet. Apalagi setiap keluarga sudah banyak yang punya kendaraan lebih dari 2. Hampir masing-masing orang punya kendaraan. Dampaknya pun bisa kita rasakan bersama, yaitu polusi. Sekarang ini kadar polusi udah semakin banyak. Banyaknya kendaraan membuat polusi pun semakin meningkat. Tak heran panas pun timbul akibat global warming, dan kini sudah bisa dirasakan. Polusi bisa kita minimalisir dengan menggunakan bahan bakar yang mengeluarkan kadar polusi sedikit, yaitu Pertamax. Gas buang yang dihasilkan Pertamax lebih rendah dibanding dengan Premium. Kalau semua kendaraan pakai Pertamax, tentu Indonesia bisa terhindar dari ancaman polusi kendaraan.

Bersama Pertamax menggandeng Generasi muda

Sebuah negara tak terlepas dari sifat generasi penerusnya. Anak-anak dan remaja adalah orang-orang yang mau tidak mau akan melanjutkan generasi dan perkembangan Indonesia selanjutnya. Lantas, apa yang perlu dipersiapkan untuk membangun generasi muda yang berkualitas? Kita mulai dengan hal yang kecil, seperti mengenalkan Pertamax kepada kaum muda. Semua keunggulan Pertamax harus diketahui semua kaum pemuda-pemudi Indonesia sehingga Pertamax bisa mereka jadikan sebagai BBM pilihan utama.

Pakai Pertamax berarti cinta Indonesia

Jangan sambut Indonesia baru kalau belum cinta Indonesia. Apalagi benci sama Indonesia.. waduh jangan sampai deh. Marilah kita cintai negeri ini. Salah satu bukti cinta Indonesia bisa dengan menggunakan Pertamax. Kenapa? Pertama, Pertamax itu dikelola oleh PT Pertamina sebagai BUMN. Pakai Pertamax berarti memakai produk yang dikelola oleh negara sendiri. Mari cinta Indonesia dengan bangga menggunakan produk dalam negri.
Kedua, Pertamax itu BBM non subsidi. Tak ada anggaran pemerintah yang keluar untuk mensubsidi Pertamax. Pakai Pertamax berarti membantu dana subsidi pemerintah yang ditujukan hanya untuk golongan yang tidak mampu. Mari cinta Indonesia dengan tidak mengambil hak orang lain. Jadi, pakai Pertamax berarti cinta Indonesia.

Sudahkah tangki kendaaraanmu diisi Pertamax? ;)

Sudahkah tangki kendaaraanmu diisi Pertamax?😉

Nah itu tadi beberapa perubahan yang bisa kita lakukan untuk Indonesia baru bersama Pertamax. Memulai dengan membiasakan menggunakan Pertamax, maka hasil yang didapat sangat besar untuk Indonesia. Terlebih lagi jika kita lakukan bersama-sama, manfaat yang kita dapat bisa kita rasakan lebih cepat. Dan ditambah peran Pertamina mengajak masyarakat untuk menggunakan Pertamax seperti ide-ideku berikut ini:

  1. Pertamina berperan serta dalam memperingati hari-hari kebangsaan. Seperti menjadi sponsor utama dalam lomba 17-an, atau pemberian souvenir spesial untuk pembelian Pertamax di hari kebangsaan tersebut dalam jumlah liter yang ditentukan.
  2. Memperbanyak mengadakan seminar tentang Indonesia dan Pertamax untuk generasi muda (seperti Motivamor). Mencoba untuk mengubah mindset para pemuda untuk berperan serta membangun Indonesia baru bersama Pertamax.
  3. Pertamina membuat program sosial. Misalnya dalam pembelian Pertamax 10 liter maka turut serta dalam membantu dana pembangunan/renovasi sekolah atau kegiatan sosial lainnya dengan tujuan untuk Indonesia baru.

Indonesia baru bisa kita wujudkan bersama. Kita bisa memulainya dengan menggunakan Pertamax sehari-hari untuk kendaraan kita. Mari kita lihat sisi positifnya yang berdampak baik untuk diri sendiri, kendaraan, orang lain dan Indonesia, Langkah kecil untuk menyambut perubahan besar, perubahan untuk Indonesia baru. Optimis bisa kita wujudkan!

-Tulisan ini diikutsertakan dalam blog competition #Apaidemu yang diselenggarakan @PertamaxIND

Struk Pertamax 06/09/2013

Struk Pertamax 06/09/2013

Referensi:

www.pertamina.com
Fanbase Facebook PertamaxIND dan twitter @PertamaxIND
http://id.wikipedia.org/wiki/Pertamax

Silahkan Komentarnya, Mumpung Gratis

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s