Sudah Tepatkah Kebijakan RFID?


Source: detikfinance

Sekarang lagi rame-ramenya nih berita tentang RFID (Radio Frequency Identification) yang menimbulkan beberapa masalah. Kritikan sana-sini bikin kebijakan ini seolah masih belum sempurna. Ya memang… IMHO kebijakan ini memang masih perlu adanya pembenahan lebih lanjut. Emang apa sih masalahnya???

Masalah pertama timbul karena RFID bisa dipasang pada mobil-mobil mewah. “Mobil mewah boleh pasang RFID, silakan saja,” kata Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Hanung Budya ditemui di Kantor Pertamina Pusat, Jakarta, Rabu (4/12/2013) lewat DetikFinance. Itu artinya, mobil mewah bisa meminum Premium. Wew.. bukannya Premium hanya diperuntukkan bagi orang yang tidak mampu??? Yah… walaupun ada kuota tertentu bagi si mobil mewah tapi tetep aja jatah yang bukan seharusnya untuk si mewah malah meluncur ke tangki mobilnya.

Masalah yang kedua adalah dilarangnya mobil mewah untuk memasang RFID. “Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Bambang Brodjonegoro mengimbau warga yang tidak menggunakan BBM subsidi agar tidak memasang RFID di kendaraan mereka.” Loh bukannya emang benar ya kalau mobil mewah dilarang pakai RFID? Kalau pasang RFID kan jadinya bisa minum Premium.

Yak emang benar kalau mobil mewah seharusnya dilarang pakai RFID agar gak bisa minum Premium. Tapi fakta dilapangan apakah emang begitu?? Gini deh.. masih banyak mobil mewah yang pake Premium dan tentu saja itu tanpa menggunakan RFID. So, makin leluasa dong mobil mewah minum Premium di pom Bensin…

RFID mobil mewah

Opini pribadi, lebih baik RFID tetap diberikan kepada orang yang mampu/bermobil mewah. Tapi dengan catatan bahwa RFID yang terpasang di mobil tersebut nantinya akan menolak jika dikasi pompa Premium. Tentu mau gak mau si mobil mewah harus minum BBM non subsidi.

Dan ternyata pak Hanung juga berprinsip seperti itu. “Dipasang tapi nanti blok, jadi ketika mobil itu isi BBM subsidi nozel (pompa bensin) tidak mengeluarkan BBM, mobil mewah tersebut hanya bisa isi BBM non subsidi”. Wah gini nih baru adil! Tapi tetep keputusan di tangan Pemerintah. Semoga yang terbaik dan memberikan solusi yang seadil-adilnya bagi kemakmuran rakyat Indonesia (ajeeb sok paten).

Okelah… mudah-mudahan kebijakan ini berjalan mulus dan sesuai dengan target utama, yaitu memberikan BBM non subsidi kepada yang berhak. Dan mudah-mudahan kebijakan ini membuahkan hasil yang memuaskan. Karena proyek ini juga cukup lumayan menguras uang rakyat.

9 thoughts on “Sudah Tepatkah Kebijakan RFID?

  1. Numpang tanya soal rfid u/ kendaraan lama tidak diperkenankan paka rfid ya masalahnya kendaraan mewah dan baru yang pasang saja sebab saya hanya punya mobil tahun 1987 thanks.

Silahkan Komentarnya, Mumpung Gratis

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s