Dikubur Selama Seminggu, Mie Instant Tetap Awet?


mie instant 05

Selamat datang di zaman yang serba instant. Mau komunikasi jarak jauh tapi pengen mudah? Ada telepon. Pengen tau info terkini dari belahan dunia lain? Ada internet. Pengen lepas dari jerat hukum? Ada ‘pelicin’ khususnya. Hampir semuanya bisa kita lakukan dengan mudah. Bahkan untuk makan makanan yang satu ini…mie instant. Cukup di beri air panas dan bumbunya, makanan pun langsung tersajikan. Ditambah lagi harganya yang murah bikin iman dompet semakin goyang karena alasan untuk berhemat dan gak ribet.

Udah sepantasnya kita tau bahaya mie instant. Mienya dan bumbunya udah satu paket tercampur dengan bahan-bahan kimia dan pengawet buatan. Mau rasa ayam, rasa sapi, rasa sayang, semuanya udah gak alami lagi. Apalagi sering dikonsumsi…aduh gak ngerti lah kayak mana perutnya itu menghadapi makanan yang udah gak alami tersebut.

Nah kembali ke judul diatas, aku mengadakan eksperimen (eciee kayak profesor aja:mrgreen: ) tentang mie instant yaitu aku coba menimbun mie instant ke dalam tanah selama seminggu. Kenapa aku bikin seperti ini? Tentu aja pengen tau seberapa kah alaminya mie instant ini…ya walaupun kita tau mie instant udah kena campur tangan dengan bahan kimia. Logikanya, makanan biasa umumnya akan basi setelah masuk hari ke-2 atau hari ke-3 tanpa dimasukkan ke dalam lemari es. Otomatis kalau di kubur dalam tanah dalam jangka waktu satu hari saja pasti akan basi dan terurai dengan tanah. Kecuali plastik, sangat sulit terurai di dalam tanah.

Disini aku persiapkan mie instant 1 bungkus dan 2 polybag berisikan tanah. Satu mie instant aku belah menjadi dua dan masing-masing aku kubur dalam tiap polybag. Udah terkubur rapi, aku tinggalkan mie instantnya untuk dilihat 7 hari kemudian.

mie instant 04   mie instant 01

Hari ke-4, aku penasaran. Gimana sih bentuknya setelah dikubur 4 hari? Langsung ke polybag, aku bongkar isinya dan… ternyata kain kafannya masih putih bersih mie instant masih utuh! Cuma bagian atasnya saja yang lembek karena kena air hujan dan tanahnya yang basah. Dari tengah sampai bagian ujung mie instant masih keriting alias masih utuh. Weleh, awet juga yak pengawet di mie instant:mrgreen: Bagaian mie yang basah agak sedikit bau tapi nggak menyebar.

mie instant 02

bagian terluarnya yang basah bikin mi jadi hancur. tapi di bagian dalamnya terlihat masih ada lekukan keriting ala mie instant

 

mie instant 03

Masuk hari ke-7, aku kembali menge-cek dan ricek kondisi mie instant. Kondisi mie sekarang udah hampir basah semua karena tanahnya yang basah. Tapi tetap mie nggak terurai dengan tanah dan warnanya masih kuning walaupun sudah memudar sedikit.

Oke, dari sini aku tau kalau mie instant ternyata punya bahan pengawet yang super duper hebat. Bahan-bahannya juga pastinya gak bakalan baik untuk kesehatan. Gimana nggak serem tuh udah seminggu di dalam tanah tapi tetep adem ayem aja mienya. Mudah-mudahan bisa menjadi pembelajaran buat kita semua terutama mahasiswa. Mahasiswa pada umumnya sering mengkonsumsi mie instant karena nggak ribet dan murah. Ingat, kesehatan lah yang paling penting. Sekian dulu bincang-bincangnya. Salam super.

20 thoughts on “Dikubur Selama Seminggu, Mie Instant Tetap Awet?

  1. hi, ngeri ya. betapa susahnya pencernaan kita mencerna mine instant, makanya orang yg sakit maag spt sy ngga boleh nge-mie instant …

  2. maaf ingin koreksi metode saja yah.. ada pembandingnya mas? misalnya mas bikin mie instan sendiri tanpa pengawet lalu bandingkan keduanya.. atau mas kubur mie yang sudah dimasak, karena kita juga makan mie dimasak dulu.. secara statistik agaknya penelitian ini tidak mewakili, apalagi sampelnya hanya 2 polybag.. ditunggu reportnya lagi yah…🙂

    • hemm kalau dimasak sih belum ya. Disini cuma nunjukin kalau mi instant punya pengawet tinggi. Sekalipun dimasak gak menjamin aman bagi tubuh. Tapi makasi masukannya, ane tampung. Kalo sempat nanti juga dibikin penguburan mie yang udah dimasak😀

  3. Klo mau makan mie instan ngrebusnya dua kali,yg pertama direbus setengah mateng terus buang airnya,trus didihkan air baru masukin mie dan bumbu2nya,moga bermanfaat.

    • ini juga bisa mengurangi kadar berbahayanya. tapi gak menjamin “menghilangkan” kadar berbahayanya. Bumbunya juga ada MSGnya. Oke tipsnya bisa jadi contoh bagi pecinta mie instant. terima kasih😀

Silahkan Komentarnya, Mumpung Gratis

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s